
Aqiqah merupakan salah satu ibadah sunnah muakkadah dalam Islam sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Biasanya, aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran dengan menyembelih kambing atau domba sesuai syariat. Namun, kenyataannya tidak semua keluarga mampu melaksanakan ibadah ini tepat waktu, sehingga muncul pertanyaan: bagaimana hukum aqiqah anak ketika dewasa? Apakah masih bisa dilakukan, dan bagaimana pandangan ulama terkait hal ini?
Fenomena ini cukup sering kita temukan di masyarakat, terutama di kalangan keluarga yang saat kelahiran anaknya belum memiliki rezeki cukup. Banyak anak yang sudah dewasa baru mengetahui bahwa dirinya belum diaqiqahi oleh orang tuanya. Lantas, apakah boleh aqiqah setelah dewasa dilakukan sendiri ataukah gugur kewajibannya? Mari kita bahas secara mendalam.
Aqiqah Anak Dewasa Menurut Islam
Dalam Islam, aqiqah adalah tanggung jawab orang tua terhadap anak ketika ia masih kecil. Namun, jika anak belum sempat diaqiqahi hingga dewasa, sebagian ulama berpendapat aqiqah anak dewasa menurut Islam tetap boleh dilakukan. Hal ini dipandang sebagai ibadah sunnah tambahan dengan niat syukur kepada Allah SWT.
Pendapat ini memberikan peluang bagi seseorang yang ingin menunaikan aqiqah meskipun sudah melewati waktu yang dianjurkan. Dengan niat yang tulus, aqiqah anak ketika dewasa tetap bernilai ibadah dan mendatangkan pahala.
Apakah Boleh Aqiqah Setelah Dewasa?
Pertanyaan apakah boleh aqiqah setelah dewasa kerap muncul di tengah masyarakat. Jawabannya, sebagian ulama membolehkan anak yang sudah dewasa untuk melaksanakan aqiqah bagi dirinya sendiri. Hal ini didasarkan pada riwayat sahabat Nabi SAW yang tetap melaksanakan aqiqah meski sudah beranjak dewasa. Jadi, aqiqah setelah dewasa boleh dilakukan, meski waktunya tidak lagi pada hari yang dianjurkan.
Sebaliknya, ada juga ulama yang berpendapat bahwa jika orang tua tidak melaksanakan aqiqah ketika anak kecil, maka kewajiban itu sudah gugur. Artinya, anak tidak perlu lagi melaksanakan aqiqah setelah dewasa. Perbedaan pendapat ini memberikan ruang bagi umat Islam untuk memilih yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Aqiqah Anak yang Belum Sempat Diaqiqahi
Banyak orang tua yang tidak mampu melaksanakan aqiqah anak mereka saat kecil karena keterbatasan biaya. Ketika anak sudah dewasa dan memiliki rezeki sendiri, ia bisa memilih untuk melaksanakan aqiqah anak yang belum sempat diaqiqahi. Hal ini bisa menjadi bentuk syukur sekaligus tanggung jawab pribadi terhadap ibadah sunnah.
Aqiqah anak yang belum sempat diaqiqahi tetap sah meski dilakukan di usia dewasa, selama hewan yang digunakan memenuhi syarat syar’i: kambing atau domba sehat, tidak cacat, dan cukup umur.
Hukum Aqiqah Anak Setelah Dewasa
Mayoritas ulama sepakat bahwa hukum aqiqah anak setelah dewasa tidak lagi wajib. Namun, jika tetap dilaksanakan, amalan ini bernilai sunnah. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan umatnya untuk bersyukur atas karunia anak melalui aqiqah, meskipun waktu yang paling utama adalah ketika anak masih bayi.
Kesimpulannya, hukum aqiqah anak setelah dewasa adalah mubah. Boleh dilakukan, berpahala jika diniatkan ibadah, dan tidak berdosa jika tidak dilakukan.
Dalil Aqiqah Anak yang Belum Diaqiqahi
Dalil utama aqiqah anak yang belum diaqiqahi diambil dari hadis Rasulullah SAW: “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). Dari hadis ini, ulama menyimpulkan waktu utama aqiqah adalah hari ketujuh. Namun, jika tidak mampu, maka bisa dilakukan pada hari ke-14 atau ke-21.
Meski demikian, tidak ada larangan untuk melaksanakan aqiqah setelah lewat waktu tersebut. Karena itu, aqiqah anak ketika dewasa tetap boleh dilakukan, meski bukan lagi kewajiban.
Aqiqah Anak Dewasa Menurut Pendapat Ulama
Perbedaan pendapat ulama menjadi hal penting untuk dipahami. Imam Malik berpendapat bahwa aqiqah hanya berlaku ketika anak masih kecil, sehingga jika terlewat, tidak perlu dilakukan lagi. Sementara Imam Syafi’i dan sebagian ulama lainnya membolehkan aqiqah dilakukan meskipun anak sudah dewasa.
Perbedaan ini menunjukkan kelonggaran dalam syariat Islam. Sehingga, umat Islam bisa memilih untuk melaksanakan aqiqah anak dewasa sebagai bentuk syukur, atau memilih untuk tidak melaksanakannya tanpa merasa bersalah.
Aqiqah Sebagai Bentuk Syukur dan Ibadah
Aqiqah memiliki banyak hikmah, mulai dari bentuk syukur kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi dengan sesama, hingga menumbuhkan kepedulian sosial dengan berbagi daging aqiqah. Jika anak yang sudah dewasa memilih melaksanakan aqiqah untuk dirinya sendiri, maka itu adalah amalan baik yang insyaAllah diterima di sisi Allah SWT.
Melaksanakan aqiqah anak ketika dewasa juga bisa menjadi sarana sedekah yang pahalanya terus mengalir. Jadi, meskipun bukan kewajiban, tidak ada salahnya jika ingin melaksanakan ibadah ini dengan ikhlas.
Layanan Aqiqah di Jogja
Bagi keluarga yang tinggal di Jogja, kini melaksanakan aqiqah semakin mudah. Banyak penyedia jasa aqiqah Jogja yang menawarkan berbagai pilihan menu aqiqah Jogja sesuai selera. Harga aqiqah Jogja juga beragam, mulai dari paket aqiqah Jogja sederhana hingga variasi aqiqah Jogja dengan menu spesial. Bahkan, ada juga layanan catering aqiqah Jogja yang menyediakan masakan matang, siap antar, dan sesuai syariat.
Dengan adanya layanan jasa aqiqah Jogja ini, aqiqah anak dewasa bisa dilakukan dengan lebih praktis tanpa harus repot mengurus pemotongan dan pengolahan daging.
Kesimpulannya, aqiqah anak ketika dewasa hukumnya boleh dilakukan, meskipun tidak wajib. Aqiqah tetap sah jika dilaksanakan di usia dewasa, baik oleh anak itu sendiri maupun orang lain yang berniat memberikan sedekah atas namanya. Perbedaan pendapat ulama menunjukkan adanya kelonggaran dalam syariat, sehingga setiap muslim bisa memilih sesuai kemampuan dan niat masing-masing.
Bagi ayah bunda di Jogja yang ingin melaksanakan aqiqah anak dewasa, banyak pilihan paket aqiqah Jogja yang praktis, harga aqiqah Jogja yang bersahabat, serta variasi aqiqah Jogja yang sesuai kebutuhan keluarga. Kamu bisa memanfaatkan jasa aqiqah Jogja atau catering aqiqah Jogja yang terpercaya. Salah satu pilihan terbaik adalah aqiqah domba baik farm jogja yang menghadirkan layanan syar’i, hewan sehat, dan proses profesional. Kamu juga bisa mempercayakan acara keluarga pada aqiqah DBF jogja yang siap memberikan layanan terbaik untuk ibadah aqiqah penuh berkah.
Dengan niat ikhlas dan pelaksanaan sesuai sunnah, aqiqah anak ketika dewasa akan menjadi amal shaleh yang mendatangkan keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Hubungi Admin Whatsapp Aqiqah DBF jogja disini





